Sunday, February 27, 2011

Ikhwanul Muslimin - Kaki-tangan Illuminati

(Muslim Brotherhood- Illuminati Tools)
by Former Intelligence Officer

IM

Ikhwanul Muslimin: Ini adalah identitas sebenarnya dari para pemimpin baru di Tunisia, Libya, Mesir dan segera di Suriah.Identitas sesungguhnya dari para pemimpin Iran. Mereka hanya berlagak sebagai Muslim yang taat. Mereka adalah penjahat yang diberi otoritas.


Latest - Egyptians refer to MB Gov't. as "US Backed Junta"

hostage-to-khomeiniDalam bukunya "Hostage to Khomeini," Robert Dreyfuss pada tahun 1980 melukiskan Ikhwanul Muslimin dengan cukup akurat, seperti yang telah saya saksikan, adalah merupakan pengetahuan umum pada tingkat tinggi pemerintahan, kalangan diplomatik dan Intelijen:

"Ikhwanul Muslimin yang sebenarnya bukanlah para Syekh yang fanatik dengan pengikutnya yang sama-sama fanatik, bahkan juga bukan para Mullah tertinggi dan Ayatullah yang memimpin seluruh gerakan orang gila tersebut; Khomeini, Qaddafi, Jenderal Zia adalah para boneka unggulan bentukan Illuminati.


Ikhwanul Muslimin sebenarnya adalah mereka yang tangannya tidak pernah dikotori dengan urusan pembunuhan dan pembakaran. Mereka adalah para bankir rahasia dan pemodal yang berdiri di belakang layar, anggota keluarga Arab, Turki, atau Persia kuno yang silsilahnya menempatkan mereka pada posisi elit oligarkis ..... dan Ikhwanul Muslimin adalah uang.


Bersama-sama, rupanya Ikhwan mengontrol beberapa puluh miliar dolar dalam aset cair, dan mengendalikan miliaran lebih dalam operasi bisnis sehari-hari yang meliputi segala hal dari perdagangan minyak dan perbankan, obat bius, penjualan senjata secara ilegal, dan penyelundupan emas dan berlian ........rekayasa kegiatan teroris, mereka adalah mitra dalam sebuah kerajaan keuangan yang kuat yang memanjang di seluruh dunia dari rekening bank bernomor Swiss, Dubai, Kuwait dan Hong Kong.

Kisah sesungguhnya dari Ikhwanul Muslimin lebih fantastis daripada imajinasi belaka dari seorang penulis novel spionase yang bisa ditulisnya. Ikhwanul Muslimin berfungsi sebagai sebuah konspirasi, para anggotanya saling bertukar kode sandi ucapan dan rahasia, meskipun secara formal tidak ada daftar keanggotaannya; anggotanya tersusun dalam sel hirarkis atau perintah.

Zia-ul-Haq1Ayatullah-Khomeini1Kolonel-Muamar-Qaddafi


Ikhwanul Muslimin tidak mengenal batas-batas nasional, melainkan mencakup seluruh Dunia Islam. Beberapa anggotanya adalah pejabat pemerintah, diplomat, dan anggota militer; yang lainnya adalah gangster jalanan dan fanatik. Sementara para pemimpin Ikhwanul Muslimin berada di rumah mewah di-kamar berkarpet pada lembaga keuangan terkenal, pada tingkat yang lebih rendah Ikhwanul Muslim adalah tentara paramiliter dari preman dan pembunuh. Pada tingkat tertinggi Ikhwanul Muslimin bukan Muslim.

Juga bukan Kristen, Yahudi, atau bagian dari Agama apapun. Dalam dewan terdalam adalah orang-orang yang mengubah agama mereka dengan mudah seperti orang mengganti bajunya. Secara kolektif Ikhwanul Muslimin bukan milik Islam, tetapi milik pemuja setan Pra-Islam yang barbar penyembah ibu-dewi yang merupakan keyakinan pagan di Arabia kuno. [yakni Masonik/Kabbalis paganisme.]

Sejumlah penjaja mitologi mungkin ingin kita mempercayainya bahwa Ikhwanul Muslimin dan Ayatollah Khomeini merupakan ekspresi sah yang berakar pada "fenomena sosiologis," bukan itu argumennya. Juga Ikhwanul Muslimin tidak mewakili kecuali sebagian kecil orang beriman di dunia Muslim ....


Bagi orang Amerika, seharusnya tidaklah mengejutkan ketika Inggris mensponsori Ikhwanul Muslimin. Kebijakan Kerajaan Inggris adalah untuk mempertahankan koloni London dalam keadaan keterbelakangan. Di Timur Tengah, Inggris selalu mencari para pemimpin suku dan ulama yang korup untuk memimpin gerakan yang tujuannya selalu tampak bertepatan dengan tujuan imperial Inggris "(hal. 100-101).


(Ini adalah apa yang mereka lakukan terhadap umat manusia pada umumnya. "Pemimpin" kami adalah Freemason, seperti MB -. Makow)

Disponsori Illuminati

Dengan serangkaian "kelalaian" yang luar biasa, Ikhwanul Muslimin tidak tampil di Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, NATO atau dalam daftar terorisme PBB, mengingat sejarah dan bahwa tidak ada anggaran dasar mengenai pembatasan untuk pembunuhan dan pemboman yang produktif dan didokumentasikan dengan baik .



Mengenai hal ini tidak dapat dibayangkan bahwa badan resmi yang menyusun daftar terorisme bisa tidak menyadari mengenai sejarah Ikhwanul Muslimin atas tindakan perusakan dan pembunuhan yang dilakukannya, disamping itu, Amerika Serikat dan Inggris benar-benar menggunakannya (melalui pusat-pusat pengungsi Al Kifah) untuk menghimpun sebuah kekuatan dalam rangka membantu mengusir Sovyet dari Afghanistan.

Kesimpulannya tidak bisa dihindari - Ikhwanul Muslimin adalah pedang bermata banyak untuk dimanfaatkan dan satu atau beberapa faksi kadang-kadang masih berguna untuk sejumlah lembaga Intelijen Barat sebagai senjata yang mematikan dan penyangkalan - sepenuhnya para demonstran dibayar hingga kepada pembunuhan kepala negara. Pada suatu waktu, sebuah faksi Ikhwanul Muslimin adalah juru bayar Israel di Libanon. Pada saat lain, mereka mewakili Israel di Iran.Kesempatan Mesir untuk mengangkat pemimpin baru non-boneka yang tidak memihak untuk memimpin, perbandingannya adalah sekitar sepuluh banding satu (10:1.) Begitu mereka memiliki "demokrasi", siapapaun yang terpilih, kemudian dapat disingkirkan oleh demonstran yang dibayar (rent-a-mob) dan diganti dengan presiden atau perdana menteri yang selalu lebih banyak tunduk atau mengalah.Tanyakan kepada siapa pun di IAEA tentang korupsi dan nepotisme yang dilakukan oleh El Baradei. Tanyalah kepada setiap anggota agen Intelijen IAEA yang secara diam-diam menggantikan anggota tim Inspeksi IAEA PBB dalam perjalanan ke Irak selama pengamatan El Baradei.

Dalam serikat sekerja Timur Tengah yang baru dibentuk (sebagai bagian dari New World Order yang sedang dibangun oleh kejahatan yang terintegrasi), sangat diperlukan untuk dapat menyingkirkan pemimpin yang tidak dikehendaki melalui pemilihan (rent-a-mob-ballot-box), bukan membunuh satu demi satu.

Sekarang kehancuran di Mesir dalam proses perwujudan, namun idenya paling banyak diikuti orang (terutama dari kalangan universitas yang secara gegabah meneriakan tentang "kebebasan" untuk media berita Barat - mereka tidak bisa berpikir, hanya menjadi pak turut dan penyangkal) mereka terlalu malas dan bodoh untuk menyadarinya, karena mereka terobsesi dengan makan, uang, TV, dan ego, sementara bangsa mereka, kebebasan dan masa depan anak-anak yang dicuri di depan hidung mereka tanpa mereka menyadarinya. Kandidat Gulag. (Gulag adalah sistem kerja paksa kamp-kamp di Uni Soviet atau dipenjara sebagai tahanan politik - http://dictionary.reference.com/browse/gulag?s=t)Only God can save this stuffed up world now, but as they say in Arabic: "Ya khaber bi flus, bukra belash" (lit. The news of today costs money, but tomorrow it's free).Hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan dunia yang sedang mengalami kebuntuan ini, tapi seperti yang mereka katakan dalam bahasa Arab: "Ya khaber bi flus, bukra belash" (secara harfiah berarti: Berita hari ini perlu biaya, tapi besok gratis).
-------

STOP VOTING NOW. It is the only way to bring the gangster class of 21st century politicians to crisis. Revolution is not possible - it is over - they won and satanically-inspired criminality has triumphed.

Terkait: Hilary Clinton linked to Muslim Brotherhood

Sumber: Henry Makow Ph.D